Ketika hoaks dan radikalisme dibiarkan merajalela, hoaks dan radikalisme akan dianggap sebagai kebenaran. Sayangnya, saat ini banyak orang diam ketika hoaks dan radikalisme beredar. Bahkan banyak orang tetap memilih diam sekalipun tahu bahwa hoaks dan gerakan radikalisme berkembang melalui sosial media atau telah menyebar ditengah masyarakat. Dampak hoaks dan radikalisme adalah hilangnya hidup damai. Bila damai hilang akibat hoaks dan radikalisme, masihkaH akan diam ?
Tantangan menyerukan pendamaian bukan untuk dihindari. Semua harus dihadapi dengan hati dan pikiran jernih. Upaya menjernihkan hati dan pikiran diwujudkan dengan hidup pada pikiran dan perasaan Kristus melalui kesediaan menyangkal diri dan merendahkan diri menjadi hamba serta kesediaan untuk taat.
Minggu Palma tahun 2019 ini dihayati selang beberapa hari menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Apa yang akan disuarakan umat di bilik suara ? Jangan diam, gunakan suara Saudara secara bertanggungjawab. Pilihlah sesuai hati nurani, yaitu hati yang diterangi cahaya Allah sehingga mampu memilih calon-calon yang mengusung kebenaran, keadilan, keutuhan ciptaan. Sepulang dari menentukan pilihan di bilik suara, tetaplah bersuara, jangan diam.
Suarakan berita damai melalui seluruh hidup.
Disadur dari Bahan Kotbah Dian Penuntun, 2019


No responses yet