Perayaan Paska sudah semakin mendekat, itu sebabnya persiapan hati menjadi semakin perlu diperkuat. Paska adalah peristiwa sukacita karena pembebasan yang dikerjakan Allah melalui Yesus Kristus. Di Minggu Prapaska IV ini, gereja mempersiapkan diri dengan hati yang bersukacita. Itu sebabnya minggu ini disebut Minggu Laetare (Minggu Sukacita). Sukacita bukan karena Yesus akan memasuki masa-masa penderitaan-Nya, melainkan sukacita karena karya pendamaian tengah dikerjakan melalui Yesus. Itu sebabnya umat diundang untuk menyatakan sukacita melalui tindakan pengampunan.
Tindakan pengampunan dilakukan umat secara pribadi: umat meminta pengampunan dari Tuhan. Permohonan pengampunan pribadi dilanjutkan dengan semangat untuk belajar mengampuni sesamanya. Kehidupan yang saling mengampuni adalah cara hidup yang dibutuhkan saat ini. Ketika manusia hidup saling membenci, mendendam, dan balas membalas maka kehidupan yang terjadi tidak ada damai. Gereja sebagai komunitas eksemplaris perlu menjadi teladan pengampunan. Itu sebabnya setiap anggota jemaat dipanggil untuk menjadi pendamai bagi sesama.
Disadur dari Bahan Kotbah Dian Penuntun, 2019


No responses yet